Kiat Agar Lamaran Anda Dijawab
http://laras.or.id
Mengirim
surat lamaran
adalah aktivitas yang paling menyenangkan bagi pencari kerja. Karena itu
pencari kerja melakukannya dengan penuh semangat. Dengan mengirimkan surat ini harapan
mendapatkan pekerjaan bagus, gaji yang lumayan dan memperoleh teman-teman kerja
yang menyenangkan bagi pencari kerja hanyalah soal waktu. Tak heran jika setiap
hari pengirim lamaran terus menantikan jawaban dari perusahaan.
Tetapi manakala tak satupun surat
lamaran anda yang mendapat respon atau tanggapan, tak urung anda akan merasa
‘ciut’ dan 'down'. Tentu anda akan dihantui berbagai pertanyaan, “Kenapa surat lamaran saya tidak
mendapat jawaban?”
Banyak kemungkinan jika surat
lamaran anda belum memperoleh tanggapan. Mungkin dari seleksi yang dilakukan
oleh perusahaan yang anda lamar, surat
lamaran anda belum memenuhi kualifikasi yang diharapkan. Atau bisa juga
keterangan yang anda sampaikan dalam surat
lamaran kurang lengkap dan jelas, sehingga perusahaan kurang mendapat informasi
yang utuh tentang kemampuan dan kelebihan anda. Bisa juga disebabkan faktor
teknis pengiriman seperti terlambatnya waktu pengiriman dan penulisan alamat
tujuan yang kurang lengkap, dan banyak kemungkinan lain. Nah agar surat lamaran anda
mendapat respon, coba ikuti tips berikut ini:
* Perhatikan dengan cermat setiap persyaratan yang dibutuhkan oleh perusahaan
pencari tenaga kerja. Jika anda merasa memenuhi persyaratan dan kualifikasi
yang ditetapkan, kirimlah surat
lamaran anda secepatnya. Dan jangan coba-coba untuk mengirim lamaran jika anda
tidak memenuhi kualifikasi yang ditetapkan. Jangan menganut sistim ‘gambling’
atau coba-coba ‘siapa tahu beruntung’. Karena mengirim surat lamaran bukanlah ajang coba-coba.
Jangan buang-buang waktu dan biaya hanya dengan mengirimkan sesuatu yang sudah
jelas tak mungkin dijawab. Daripada nantinya anda kecewa karena surat anda tidak balas,
lebih baik anda kirimkan lamaran yang sesuai dengan kriteria anda.
* Kirimlah surat
lamaran dengan lengkap. Surat lamaran umumnya
terdiri dari surat
pembuka, data pribadi (Curriculum Vitae/CV) , berkas-berkas lamaran seperti
foto copy ijazah, foto copy KTP, referensi pengalaman kerja, pas photo, dan
lain-lain. Yakinlah tidak ada berkas yang tertinggal. Periksa sekali lagi saat
anda mengirimnya. Dalam surat
pembuka sebaiknya anda informasikan darimana anda mengetahui lowongan tersebut,
jabatan atau posisi yang anda lamar, serta alasan anda melamar posisi tersebut.
Sedangkan untuk CV, cantumkan data pribadi anda dengan lengkap dan jelas,
seperti nama lengkap, tempat tanggal lahir, alamat, dll. Jangan lupa cantumkan
pada CV anda tentang riwayat pendidikan dan pengalaman kerja serta informasi
lain yang bisa menjadi nilai plus bagi anda.
* Hal yang tak kalah penting adalah mengetahui batas waktu pengiriman dengan
pasti. Jangan coba-coba mengirim lamaran yang batas waktunya sudah lewat.
Karena pada sebagian perusahaan langsung menghentikan penerimaan surat lamaran jika batas waktu yang ditentukannya sudah
tutup, sekalipun surat
lamaran masih banyak yang datang.
Saran-saran di atas setidaknya dapat membantu anda mewujudkan harapan agar surat lamaran anda
mendapat jawaban. Atau setidaknya anda akan mendapat respon sekalipun itu
respon penolakan. Mendapatkan jawaban penolakan toh masih lebih baik daripada
tidak mendapat balasan sama sekali. Dengan demikian toh anda tidak perlu
menanti dan berharap pada perusahaan yang telah memberi jawaban tersebut. Yang
paling penting adalah jangan pernah putus asa untuk terus mengirimkan lamaran.
Pilihlah peluang yang cocok dengan kualifikasi anda. Percaya deh kalau anda
gigih, suatu saat pasti anda akan mendapatkannya. Selamat berjuang…!
- ulfawahyu's blog
- Login or register to post comments
- 448 reads



Heritage of Javanese
Heritage of Javanese http://keris.blogs.ie
kunjungi ya
pasang iklan
pasang iklan http://kompasiklan.co.cc mudah dan gratis bisa pasang gambar